Mey Chan diperkenalkan Maia, saat peluncuran album Maia & Friends di Venue Cafe, Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (10/1).
BERBEKAL kemampuan memainkan alat musik gitar, keyboard, dan drum hingga menciptakan lagu, akhirnya Mey Chan, dara manis berwajah oriental asal Malang terpilih untuk menjadi pasangan duo Maia Estianty.
Dengan kehadiran Mey Chan sebagai pasangan baru, Maia mengungkapkan konsep bermusiknya tidak jauh berbeda dengan Ratu.
Hanya saja alunan musik gitar akan terasa lebih kental dibanding keyboard seperti pada album sebelumnya.
Dia boleh pakai semua alat musik, kecuali keyboard, itu jatah gue, ujar Maia tertawa. Dan di album terbarunya ini, Maia tidak menggunakan nama Ratu, namun memilih untuk menamakannya Maia & Friends.
Pasalnya, Mey Chan sendiri sempat menyatakan mundur ketika sudah dipanggil untuk yang kedua kalinya agar mengikuti audisi. Karena merasa takut dengan dunia entertainment, tapi kemudian pada panggilan yang ketiga Mey Chan bersedia ikut audisi, tuturnya.
Meski dalam album pertama ini keahlian Mey Chan dalam bermusik dan menciptakan lagu belum dieksplore, namun Maia berjanji akan memberikan kesempatan pada dara kelahiran Malang, 14 Mei 1986 yang dikontrak selama empat tahun ini pada album selanjutnya secara maksimal.
Sementara itu demi menjaga hubungan baik dengan Mey Chan agar tidak terjadi konflik di kemudian hari, Maia juga mengaku lebih transparan mengenai manajemen dan biaya kepada Mey Chan sedetil mungkin.
Disinggung soal tak terlibatnya Dhani, Maia mengaku Dhani memang tak terlibat langsung.
Kendati demikian, Dhani tetap ada dalam album Maia. Akan tetap hanya dalam ucapan terima kasih. Di ucapan terima kasih tertulis Maia thanks to: Allah...Dhani (4 the lesson to make me strong and tough)...
Dhani akan tetap melekat dalam album saya, karena dia tetap menjadi guru saya dan masih menjadi suami saya sampai saat ini, ucap Maia.
Soal lirik di dua lagu baru tersebut, ibu tiga putra ini mengakui EGP merupakan curahan hatinya. Ingat Kamu itu lirik biasa.
Kalau curahan hati itu yang EGP, kata alumni FISIP UI ini. Dua lagu itu ia ciptakan dalam waktu sebulan.
|