Bumi lagi krisis energi , nih. Sumber energi yang biasa kita dapatkan dari bumi selama ini, semakin berkurang secara drastis dan akan terus berkurang. Wuih, serem banget ya ! Supaya bumi kita nggak terus-terusan krisis, yuk, kita cari tahu krisis yang diderita bumi.
Listrik dan BBM terancam Punah !
Menurut World Wild Fund (WWF) Indonesia, permintaan listrik di Indonesia terus meningkat sampai 10-15 persen tiap tahunnya. Padahal, pembangkit listrik di Indonesia nggak bisa meningkatkan pasokan listriknya lagi, lho. Sebagai gambaran saja nih, pada bulan Oktober 2005 , diperhitungkan cadangan listrik di jawa-Bali hanya tinggal 120 MW (megawatt).
Sementara idealnya, cadangan minimum yang harus disediakan adalah 600 MW. Karena cadangan listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang kurang ityulah, kita sering mengalami pemadaman listrik secara bergilir. Karena cadangan listrik PLN benar-benar habis , bisa-bisa kita bakal mengalami pemadaman listrik untuk selam-selamnya. Duh, gawat banget, yah!
Itu Baru masalah listrik. Sumber enbergi lainnya yang nggak kalah penting seperti BBM (Bahan bakar Minyak)juga sedang krisis. Pemakaian BBM pada tahun 2000 yang mencapai 358 juta SBM (satuan barel minyak) hanya mampu dipasok sebanyak 274 juta SBM (satuan barel minyak) saja ( kompas , 20 agustus 2005) . berarti, untuk urusan BBM kita kekurangan juga . Red alert buat kita semua, nih!
Huh...Boros, sih !
Karena kondisi yang sudah parah, maka kita benar-benar harus melakukan penghematan energi. Padahal kalau dipikir-pikir, negara kita kan, kaya akan persediaan energi listrik dan minyak bumi.
Tapi yang namanya sumber daya alam, harus dipakai secara bijaksana. Masalahnya, Indonesia terbiasa menggunakan sumber daya energi dengan boros dan kurang terkelola. Jadi, sekaranglah saatnya kita bertindak !
Do It Now !
Dari hal-hal kecil kita bisa mengurangi krisis sekalian menghemat biaya listrik perbulan.
1.Jika tidak digunakan , jangan tinggalkan alat elektronik seperti TV dan radio, dalam keadaan stand by.
2.Setelah men-charge handphone, cabut charge hand phone dari stop kontak.
3.Pakai daya listrik bohlam sesuai dengan kapasitas ruangan. Misalanya untuk ukuran kamar, pakai bohlam di bawah 25 watt saja.
4.Gunakan bohlam lampu hemat energi berjenis (CFL) . Penggunaan lampu jenis CFL dengan daya 900 watt, bisa menghemat biaya sebanyak Rp. 10.000,- sampai Rp. 12.000,- per Bulan.
5.Rajin-rajin membersihkan bohlam lampu. Bohlam yang bersih dan bebas dari debu, bisa memancarkan sinar 5% lebih banyak dibanding bohlam yang kotor.
6.Jika terpaksa memakai AC , tutup semua pintu dan jendela selama AC menyala. Fungsinya agar CFC ( chlorofluorocarbon) dari AC tidak keluar dari ruangan dan menambah efek rumah kaca.
7.Atur suhu AC hingga 21-24 derajat saja. Semakin dingin suhu yang digunakan, semakin banyak enegi listrik yang dikeluarkan.
8.Selalu gunakan timer untuk alat listrik seperti AC, televisi, dan radio.
9.Untuk menempuh jarak dekat, sebaiknya gunakan sepeda atau jalan kaki saja.
10.Gunakan bahan bakar alternatif dari kayu, limbah pertanian, ganggang, daun-daunan dan sebagianya.
Oya .... kalau browsing memakai situs www.google.com, coba deh versi www.blackle.com yang lebih hemat energi. Soalnya tampilan google yang berwarna putih memakan sebanyak 74 watt. Sementara tampilan blackle yang hitam, hanya memakan 59 watt. |